Penguatan Kompetensi Guru Jadi Kunci Pendidikan Berkualitas, SMK NU 1 Slawi Gelar Workshop Bersama Psikolog Pendidikan
Penguatan Kompetensi Guru Jadi Kunci Pendidikan Berkualitas, SMK NU 1 Slawi Gelar Workshop Bersama Psikolog Pendidikan
Kegiatan

Penguatan Kompetensi Guru Jadi Kunci Pendidikan Berkualitas, SMK NU 1 Slawi Gelar Workshop Bersama Psikolog Pendidikan

88
2 menit baca
Updated
Bagikan Artikel

Artikel ini membahas: Slawi, 18 Juni 2026 — Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, SMK NU 1 Slawi menggelar Workshop Peningkatan K...

Slawi, 18 Juni 2026 — Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, SMK NU 1 Slawi menggelar Workshop Peningkatan Kompetensi Guru untuk Pembelajaran Berorientasi pada Peserta Didik yang diikuti oleh seluruh guru dan tenaga pendidik. Kegiatan ini menghadirkan Aji Cokro Dewanto, S.Psi., M.Psi., seorang psikolog dan praktisi pendidikan, sebagai narasumber utama.

Workshop yang diselenggarakan sebagai bagian dari penguatan program SMK Pusat Keunggulan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru dalam memahami karakteristik peserta didik serta mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih efektif, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan generasi saat ini.

Kepala SMK NU 1 Slawi, Ali Saefudin, S.H., M.M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh penguasaan materi pembelajaran, tetapi juga oleh kemampuan guru dalam memahami potensi, kebutuhan, dan perkembangan peserta didik secara menyeluruh.

"Guru dituntut tidak hanya menjadi pengajar, tetapi juga menjadi pendamping dan fasilitator yang mampu membantu peserta didik berkembang sesuai bakat, minat, serta potensi yang dimilikinya. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi guru harus terus dilakukan agar pembelajaran semakin bermakna dan berdampak bagi siswa," ungkap beliau.

Dalam pemaparannya, Aji Cokro Dewanto, S.Psi., M.Psi. menjelaskan pentingnya paradigma pembelajaran yang menempatkan peserta didik sebagai subjek utama dalam proses pendidikan. Guru diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, menyenangkan, sekaligus menumbuhkan motivasi belajar dan karakter positif peserta didik.

Selain membahas strategi pembelajaran yang berorientasi pada siswa, workshop juga mengajak para guru untuk memahami berbagai tantangan pendidikan masa kini, mulai dari perubahan karakter generasi muda, perkembangan teknologi digital, hingga pentingnya membangun komunikasi yang efektif antara guru dan peserta didik.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan diskusi, refleksi, serta berbagi pengalaman antarpendidik mengenai praktik-praktik pembelajaran yang telah diterapkan di kelas. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi yang berkembang selama sesi berlangsung.

Melalui workshop ini, SMK NU 1 Slawi berharap seluruh pendidik semakin siap menghadirkan proses pembelajaran yang inovatif, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik. Langkah tersebut sejalan dengan komitmen sekolah dalam mewujudkan visi PRO AKSI (Profesional, Akhlak Mulia, Kompetitif, Siap Bersaing Global, dan Siap Berwirausaha) serta memperkuat posisinya sebagai sekolah yang terus beradaptasi dengan perkembangan dunia pendidikan dan kebutuhan masa depan peserta didik.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan SMK NU 1 Slawi dalam membangun budaya belajar yang positif, baik bagi siswa maupun guru, sehingga tercipta ekosistem pendidikan yang unggul, kolaboratif, dan berdaya saing tinggi.
Kategori: Kegiatan
Terakhir diperbarui: 29 Jul 2026, 03:15

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!